Starmer Tolak Ikut Blokade Hormuz, Inggris Fokus Dorong Selat Dibuka
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan Inggris tidak akan terseret ke perang Iran dan tidak akan terlibat dalam blokade Selat Hormuz, meski tekanan meningkat. Ia menegaskan London tidak mendukung blokade dan memprioritaskan upaya agar selat itu “dibuka penuh”.
Starmer menyebut Inggris memiliki kapal penyapu ranjau di kawasan tersebut. Tanpa merinci aspek operasional, ia mengatakan kapabilitas militer Inggris difokuskan untuk mendukung pembukaan kembali selat tersebut.
Pernyataan itu muncul setelah militer AS menyatakan akan memulai blokade terhadap lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan serta wilayah pesisir Iran mulai Senin pukul 10.00 ET (14.00 GMT), setelah perundingan akhir pekan gagal menghasilkan kesepakatan. US Central Command mengatakan penegakan akan berlaku “tanpa pandang bulu” untuk kapal dari semua negara yang masuk/keluar pelabuhan dan pesisir Iran, termasuk di Teluk Arab dan Teluk Oman, namun kapal yang melintasi Hormuz menuju/berasal dari pelabuhan non-Iran tidak akan dihambat.
Presiden AS Donald Trump menambahkan AS akan mencegat kapal di perairan internasional yang disebut membayar “toll” kepada Iran untuk melintas, serta mengancam respons keras jika ada serangan terhadap pasukan AS atau kapal sipil. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id