• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

24 November 2025 09:13  |

Harapan Perdamaian Ukraina–Rusia Kembali Meningkat: Apa Artinya bagi Pasar Energi

Harapan akan kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina kembali menguat setelah muncul laporan bahwa pejabat AS dan Rusia menyusun rencana perdamaian yang sangat pro-Rusia. Rencana tersebut disebut mencakup poin-poin kontroversial seperti Ukraina menyerahkan sebagian wilayah timur dan mengurangi kekuatan militernya. 

Investor global merespons kabar ini dengan menurunkan posisi pada minyak: harga minyak Brent dan WTI melemah, karena pasar khawatir bahwa kesepakatan akan membuka aliran ekspor minyak Rusia ke pasar dunia — menambah pasokan di tengah kelebihan pasokan global. 

Di sisi diplomasi, AS berperan aktif dalam mendorong kerangka perdamaian, dengan utusan seperti Steve Witkoff mengatakan konversasi intensif telah berlangsung. Tapi, ada pertanyaan besar tentang sejauh mana Ukraina mau menerima persyaratan Rusia, terutama soal wilayah dan kedaulatan. 

Sementara itu, beberapa analis memperingatkan bahwa jika sanksi minyak Rusia dilonggarkan sebagai bagian dari perdamaian, tekanan suplai global bisa semakin parah. Ini bisa mendorong harga minyak turun lebih jauh, karena produksi Rusia yang sebelumnya dibatasi bisa kembali. 

Namun, jalan menuju perdamaian tampak sulit dan penuh risiko. Meski ada kerangka awal, banyak poin penting masih diperdebatkan. Pasar kini sangat bergantung pada perkembangan negosiasi selanjutnya dan bagaimana kebijakan sanksi akan dibentuk ulang — karena hasilnya bisa sangat menentukan harga minyak dan dinamika geopolitik global.

Jika deal tercapai → pasokan Rusia bisa naik → pasar makin kelebihan suplai → harga minyak cenderung turun.

Jika negosiasi macet → sanksi tetap, pasokan Rusia tetap terbatas → harga minyak cenderung stabil atau naik.(Asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai