Penjualan Ritel AS Turun 0,2% di Januari, Lemahnya Otomotif dan Cuaca Jadi Beban
Penjualan ritel Amerika Serikat turun 0,2% pada Januari, tertahan pelemahan di dealer otomotif ketika gangguan cuaca musim dingin menekan sebagian aktivitas belanja. Data Departemen Perdagangan menunjukkan pada hari Jumat (6/3), nilai pembelian ritel (belum disesuaikan inflasi) melemah setelah tidak berubah pada Desember sementara penjualan di luar dealer mobil relatif stagnan.
Pelemahan terjadi cukup luas: 7 dari 13 kategori mencatat penurunan. Penjualan kendaraan bermotor turun 0,9%, disusul penurunan penerimaan di pedagang pakaian, SPBU, serta toko kesehatan dan perawatan pribadi.
Namun, komponen yang menjadi acuan belanja barang untuk perhitungan PDB memberi sinyal yang lebih stabil. Control-group sales naik 0,3%, menunjukkan konsumsi barang inti masih bertahan meski headline ritel melemah.
Perlambatan belanja di awal tahun terjadi bersamaan dengan kekhawatiran pasar terhadap kondisi pasar tenaga kerja dan biaya hidup. Sejumlah emiten ritel besar turut menyoroti sikap konsumen yang lebih berhati-hati, terutama di segmen menengah-bawah, meski rumah tangga berpendapatan tinggi masih memiliki ruang untuk belanja non-esensial.
Faktor cuaca juga menjadi penghambat utama. Badai musim dingin berkepanjangan dengan salju dan es di wilayah tengah dan timur AS dinilai mengganggu mobilitas dan aktivitas belanja. Belanja di restoran dan bar—satu-satunya kategori jasa dalam laporan ritel—turun 0,2%, dengan beberapa operator mencatat suhu ekstrem dan badai ikut menekan penjualan. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id