• Thu, Jan 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

15 December 2025 10:57  |

Siap-Siap Market Balik Arah!

Sekarang emas masih bertahan di level tinggi sekitar area 4.3xx, tapi kenaikannya belakangan ini banyak ditopang spekulasi: pasar sudah keburu percaya The Fed bakal terus memangkas suku bunga tahun depan. Jadi, rally emas bukan cuma karena “emasnya kuat”, tapi karena ekspektasi suku bunga ke depan yang super dovish. Begitu ekspektasi ini diganggu, market bisa gampang banget berbalik.

Di sisi lain, beberapa pejabat The Fed mulai kasih sinyal yang saling bertentangan. Ada yang bilang seharusnya Fed nggak buru-buru potong bunga, inflasi masih terlalu tinggi, dan data ekonomi kemarin juga “agak rusak” karena efek penutupan pemerintah. Artinya, di dalam Fed sendiri belum satu suara. Buat emas, ini bikin situasi serba nanggung: masih ada harapan cut, tapi juga ada risiko narasi dovish ini dikurangi pelan-pelan.

Geopolitik seperti Rusia–Ukraina dan tensi AS–Venezuela memang tetap jadi “bensin tambahan” buat emas sebagai safe haven, tapi sekarang bukan driver utama. Pasar jauh lebih sensitif ke data ekonomi dan pernyataan The Fed. Apalagi posisi spekulan di emas dan perak sudah cukup “penuh” setelah reli besar; itu berarti ruang untuk aksi ambil untung juga makin lebar kalau ada pemicu.

Besok dan beberapa hari ke depan, rilis data besar (seperti data tenaga kerja, inflasi, dan event bank sentral) bisa jadi pemicu “guncangan” baru. Kalau datanya lebih lemah dari ekspektasi, pasar bisa makin yakin Fed akan potong bunga lebih agresif → emas masih bisa lanjut naik, bahkan coba tembus rekor baru. Tapi kalau datanya lebih kuat, pasar bisa cepat revisi ekspektasi: “Eh, jangan-jangan cut nggak sebanyak itu,” dan emas berpotensi koreksi kenceng.

Jadi, secara pandang makro: emas saat ini masih dalam tren naik, tapi risk-reward-nya sudah nggak semurah dulu. Di atas sini, pergerakan jadi lebih “tajam dua arah” – naiknya bisa cepat, tapi turunnya juga bisa menyakitkan kalau narasi Fed berubah sedikit saja. Buat trader, ini fase di mana money management dan sabar nunggu konfirmasi jauh lebih penting daripada FOMO ngejar harga tinggi.

Selanjutmnya ini saatnya lebih waspada daripada euforia. Bukan berarti emas langsung bearish, tapi kita harus sadar bahwa rally yang ditopang spekulasi suku bunga itu rapuh kalau ketemu data yang nggak sesuai skenario. Bahasa sederhananya: emer masih boleh optimis, tapi jangan kaget kalau dalam 1–2 hari ke depan market mendadak ngerem atau bahkan muter arah cuma gara-gara satu rilis data yang “melenceng” dari ekspektasi.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
ANALYSIS & OPINION

Semua Langkah Kebijakan Trump Berikan Dorongan Untuk Logam K...

Donald Trump yang resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2025 lalu telah merealisasikan bebe...

7 February 2025 09:28
ANALYSIS & OPINION

Amerika Berencana Jual Cadangan Emasnya, Apa Bisa Picu Korek...

Berita mengejutkan datang dari Amerika disaat mentri perdagangan mereka Scott Bessent diberitakan mencoba untuk merevaluasi k...

21 February 2025 10:12
BIAS23.com NM23 Ai