Emas Tertekan, Risiko Inflasi Energi Dominan
Emas melemah ke level $4,628 per try ons pada Senin (6/04) di sesi Asia meski ketegangan AS-Israel vs Iran kian meningkat. Hal ini menyebabkan pasar lebih fokus pada transmisi perang ke harga energi, inflasi, dan arah suku bunga daripada dorongan safe haven. Reuters mencatat emas sempat naik ke US$4.784,22/oz pada Rabu (1/04), namun sebelumnya jatuh ke US$4.384,38 Kamis (26/04) saat dolar menguat dan minyak melonjak, menegaskan emas kini lebih sensitif terhadap ekspektasi moneter.
Lonjakan Brent hari ini mengangkat risiko inflasi baru yang bisa membuat bank sentral menahan suku bunga tinggi lebih lama. Dari AS, payrolls Maret naik 178.000 dan penurunan turun menjadi 4,3% ikut menekan peluang pemangkasan cepat The Fed, menjaga imbal hasil dan dolar tetap kuat sehingga biaya peluang memegang emas meningkat. (asd)
Harga Emas pada Saat Analisis Ini Dirilis adalah $4,628
- Beli jika harga bergerak ke $4.638
- Jual jika harga bergerak ke $4.615
Resistensi 2: $4.652
Resistensi 1: $4.675
Dukungan 1: $4,606
Dukungan 2: $4,583
Penafian:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id