Emas Terkoreksi, Pasar Masih Harga Risiko Inflasi Energi
Harga emas (XAU/USD) turun dan berada di sekitar 4.851 pada feed Active Trader di TradingView, menandakan tekanan jual masih dominan setelah fase volatilitas tinggi beberapa hari terakhir. Pergerakan ini terjadi ketika pasar kembali menempatkan dolar AS sebagai jangkar utama, sementara investor masih menimbang kombinasi risiko geopolitik dan risiko inflasi energi.
Penurunan emas terutama mencerminkan tarik-ulur klasik: permintaan safe haven ada, tetapi USD dan yield menjadi rem yang lebih kuat. Saat dolar menguat dan imbal hasil AS bertahan tinggi, emas yang tidak memberikan imbal hasil biasanya kehilangan daya tarik karena biaya peluang meningkat dan harga menjadi lebih mahal bagi pembeli non-USD. Di fase risk-off tertentu, arus defensif juga lebih dulu mengalir ke likuiditas dolar ketimbang ke emas, sehingga emas bisa melemah meski headline geopolitik masih panas.
Harga Emas Pada Saat analisis ini Di Rilis Berada Pada Level $ 4.848
- Beli jika harga bergerak di Level $ 4.840
- Jual jika harga bergerak di Level $ 4.855
Resistensi 2: $ 4.875
Resistensi 1: $ 4.865
Support 1: $ 4.835
Support 2: $ 4.825
Perhatian : Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id