Weekly Review And Forecast.
Harga emas spot menguat pada hari Senin (16/12), yang didukung oleh kekhawatiran geopolitik yang sedang berlangsung dan dolar yang lebih lemah, karena pasar menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve terkait pemangkasan suku bunga ketiga serta petunjuk mengenai prospek di 2025. Emas spot naik 0,2% pada pukul 01:41 siang waktu timur AS (1841 GMT). Emas berjangka AS ditutup 0,2% lebih rendah. "Saya pikir kehadiran risiko geopolitik yang berkelanjutan berkontribusi pada kekuatan emas," kata Nitesh Shah, ahli strategi komoditas di WisdomTree.
Emas merosot pada hari Selasa (17/12) di bawah tekanan dari menguatnya dolar AS dan naiknya imbal hasil Treasury karena para investor fokus pada pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve tahun ini dengan meningkatnya ekspektasi laju penurunan suku bunga secara bertahap pada tahun 2025. Harga emas spot turun 0,2%, pada pukul 01:41 siang waktu timur AS (1841 GMT).
Emas melanjutkan penurunannya pada Rabu (18/12) setelah Federal Reserve menurunkan suku bunga dan memperkirakan pelonggaran moneter yang lebih sedikit pada tahun 2025. Para pembuat kebijakan menurunkan suku bunga acuan mereka untuk ketiga kalinya berturut-turut, tetapi mengendalikan jumlah pemangkasan yang mereka perkirakan pada tahun 2025, yang menandakan kehati-hatian yang lebih besar atas seberapa cepat mereka dapat terus mengurangi suku bunga.
Pada hari Kamis (19/12), harga Emas memangkas sebagian kerugiannya dari hari Rabu, sehingga membukukan kenaikan kecil sebesar 0,20%. Kenaikan hari Kamis mengikuti keputusan Federal Reserve (Fed) untuk mengambil sikap yang lebih bertahap, menolak tiga kali pemangkasan suku bunga untuk tahun 2025. Pasangan XAU/USD diperdagangkan pada $2588 pasca sempat mencapai titik tertinggi harian di $2626.
Harga emas melanjutkan kenaikannya pada hari Jumat (20/12), yang didukung oleh pelemahan dolar serta imbal hasil Treasury pasca rilis data ekonomi AS yang menunjukkan perlambatan dalam inflasi, walaupun prospek suku bunga hawkish Federal Reserve membuat emas tetap berada di jalur untuk penurunan mingguannya. Harga emas spot naik 1,2% pada $2.624,15 per ons, pada pukul 01:41 siang waktu timur AS (1841 GMT) dan emas berjangka AS ditutup naik 1,4% pada $2.645,10. Sementara Rilis data ekonomi AS menunjukkan bahwa inflasi bulanan melambat pada bulan November setelah menunjukkan sedikit perbaikan dalam beberapa bulan terakhir.
Tinjauan Teknikal.
Trend Bearish berakhir diharga $ 2583 dan membentuk pola Reversal.Pola ini memberi sinyal bahwa ada potensi market gold akan mengalami rebound untuk pekan ini.Dengan menggunakan FR arah kenaikan bisa ke area 61.8%. Dari sisi Support dan Resistance merekomendasikan buy di $ 2625 take profit di $ 2683, Stop loss $ 2605.Atau Sell di $ 2588 take profit $ 2531 ,Stop loss di $ 2606.
DISCLAIMER
Catatan: Artikel ini hanya analisis dan bukan referensi definitif. Perhatikan perkembangan aspek fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi.