
Trending

Nikkei
Sumber: Newsmaker.id
Indeks Nikkei 225 menguat 1,39% ke level 65.324 pada penutupan perdagangan Jumat (16/10), memulihkan sebagian penurunan tajam pada sesi sebelumnya. Penguatan terjadi setelah tekanan penjualan saham teknologi mulai mereda, sementara investor kembali mencermati prospek sektor kecerdasan buatan (AI).
Sentimen pasar membaik setelah Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) melaporkan laba kuartal ketiga yang mencatat rekor. Optimisme juga meningkat setelah CEO Nvidia Jensen Huang membela kondisi keuangan CoreWeave, penyedia komputasi AI, sementara Anthropic mencatat pendapatan kuartal ketiga hampir 12 kali lipat menjadi US$16,8 miliar.
Dari sisi kebijakan moneter, pasar turut menanggapi pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Bangkok. Warsh tidak memberikan sinyal mengenai kenaikan suku bunga dalam waktu dekat meskipun data inflasi AS sebelumnya menunjukkan tekanan harga yang lebih tinggi dari perkiraan.
Sejumlah saham teknologi Jepang ikut menguat, dengan Kioxia naik 3,8%, Taiyo Yuden 2,1%, dan Lasertec 5,1%. Penguatan juga terjadi pada sektor keuangan dan konsumen, seperti Mitsubishi UFJ yang naik 1,8% dan Toyota Motor yang menguat 2,2%.
Meski berhasil rebound pada hari Jumat, kinerja mingguan Nikkei 225 masih berada dalam tekanan. Indeks tersebut tercatat turun 5,37% sepanjang pekan, sekaligus menjadi penurunan mingguan terdalam sejak Juli. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan pada akhir pekan belum sepenuhnya menghapus kekhawatiran investor terhadap valuasi saham teknologi dan prospek investasi AI.
Analisis Newsmaker: Rebound Nikkei menunjukkan investor mulai kembali masuk ke saham teknologi setelah aksi jual tajam mereda. Namun, penurunan mingguan yang masih besar menunjukkan sentimen pasar belum sepenuhnya pulih. Prospek pertumbuhan AI, kinerja perusahaan teknologi, serta arah kebijakan suku bunga AS akan menjadi faktor penting yang menentukan apakah pemulihan Nikkei dapat berkelanjutan atau kembali menghadapi tekanan. (asd)
Sumber: Newsmaker.id