
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Hong Kong ditutup nyaris datar pada perdagangan Jumat (28/8) karena investor menahan posisi menjelang pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole. Hang Seng Index naik tipis 19,05 poin ke 25.584,79, sementara Hang Seng China Enterprises Index hampir tidak berubah di 8.490,39.
Sektor teknologi menjadi salah satu penopang setelah laporan keuangan Nvidia melampaui ekspektasi dan perusahaan memberikan outlook positif terhadap keberlanjutan belanja kecerdasan buatan. Hasil tersebut membantu memperbaiki sentimen terhadap saham-saham teknologi Asia yang sebelumnya sempat tertekan oleh kekhawatiran valuasi tinggi.
Namun, penguatan indeks tertahan karena pasar masih menunggu sinyal kebijakan dari Warsh. Investor memperhitungkan sekitar 35% peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September, sementara peluang kenaikan sebelum akhir tahun telah sepenuhnya masuk dalam pricing pasar.
Harga minyak juga masih berada di jalur penurunan mingguan setelah Iran dan Oman mencapai kemajuan dalam pengaturan lalu lintas melalui Selat Hormuz. Pembahasan koridor navigasi sementara dan rencana pembersihan ranjau mengurangi kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dan membantu meredakan tekanan inflasi global.
Meski demikian, ketidakpastian tetap tinggi karena pembukaan Hormuz secara penuh belum terjadi dan kesepakatan permanen masih membutuhkan negosiasi lanjutan. AS juga sejauh ini belum menerapkan sanksi sekunder besar terhadap mitra dagang Iran, termasuk perusahaan keuangan China, sehingga risiko terhadap hubungan Washington–Beijing masih menjadi perhatian pasar.
Dari sisi korporasi, Knowledge Atlas Technology atau Z.ai turun sekitar 6% setelah memperkenalkan model multimodal GLM-5.3-Flash. Analisis Newsmaker: Hang Seng saat ini masih berada dalam fase konsolidasi. Sentimen AI dan turunnya minyak menjadi penopang, tetapi pasar belum berani mengambil posisi besar sebelum mendengar arah kebijakan Warsh. Nada dovish berpotensi mendorong saham teknologi dan Hang Seng lebih tinggi, sementara komentar hawkish dapat kembali meningkatkan yield dan menekan aset berisiko.(yds)
Sumber: Newsmaker.id