
Trending

hang-seng
Sumber: Newsmaker.id
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin (12/10), melanjutkan rebound setelah mencatat penguatan pada akhir pekan lalu. IHSG dibuka di level 6.109,32, naik 15,56 poin atau 0,26% dari penutupan sebelumnya. Indeks LQ45 juga turut menguat sekitar 0,26%.
Penguatan berlanjut pada awal perdagangan, dengan IHSG sempat bergerak ke area 6.127 atau naik sekitar 0,55%. Mayoritas saham bergerak positif, menunjukkan sentimen awal perdagangan cukup baik setelah IHSG mampu kembali bertahan di atas level psikologis 6.000.
Dari eksternal, investor masih mencermati perkembangan bursa global serta pergerakan harga komoditas. Penurunan harga minyak memberikan sedikit kelegaan karena dapat mengurangi kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. Namun, yield Treasury AS yang masih tinggi tetap menjadi perhatian karena dapat meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar dan memberikan tekanan terhadap pasar negara berkembang.
Investor juga mulai bersiap menghadapi sejumlah agenda ekonomi penting pekan ini, terutama data inflasi Amerika Serikat dan China. Data tersebut berpotensi memengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed dan arah pasar global. Dari dalam negeri, pergerakan Rupiah serta aktivitas investor asing juga menjadi faktor penting yang dapat menentukan keberlanjutan rebound IHSG.
Newsmaker melihat, pembukaan positif IHSG memberikan sinyal pemulihan jangka pendek, tetapi belum cukup untuk mengonfirmasi perubahan tren secara penuh. Level 6.000 masih menjadi area penting untuk dipertahankan, sementara pergerakan menuju level yang lebih tinggi akan sangat bergantung pada sentimen global, arah yield Treasury, Rupiah, serta arus dana asing.