
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Washington kini berada pada titik untuk menentukan apakah akan mencapai kesepakatan dengan Iran atau mengambil tindakan militer lebih lanjut. Pernyataan tersebut muncul ketika upaya diplomasi kembali bergerak, sementara risiko konflik di Timur Tengah masih tinggi.
Mediator Qatar dilaporkan berada di Teheran untuk mendorong penurunan ketegangan antara AS dan Iran. Upaya tersebut berlangsung ketika pembicaraan antara Washington dan Teheran masih menghadapi hambatan, sementara serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi terus meningkatkan risiko keamanan kawasan.
Ketegangan semakin kompleks setelah Houthi mengeklaim menyerang fasilitas pompa minyak Arab Saudi dan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Di sisi lain, pasukan Saudi meningkatkan operasi terhadap infrastruktur militer Houthi di Yaman, meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik dapat meluas dan mengganggu jalur energi strategis.
Di tengah situasi tersebut, pejabat senior Arab Saudi, Turki, dan Pakistan juga menggelar pembicaraan dengan Iran di Teheran untuk membahas keamanan regional. Pertemuan tersebut menjadi kontak tingkat tinggi pertama negara-negara Pakta Makkah dengan Iran sejak serangan terhadap Arab Saudi meningkat.
Perkembangan ini membuat pasar tetap berhati-hati meski jalur diplomasi belum tertutup. Kesepakatan antara Washington dan Teheran berpotensi menurunkan premi risiko geopolitik dan tekanan terhadap pasokan energi, sedangkan kegagalan negosiasi atau serangan baru dapat kembali mendorong volatilitas harga minyak, dolar AS, dan aset safe haven seperti emas.