
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa komunikasi antara Washington dan Teheran masih berlangsung dan dirinya meyakini kedua negara pada akhirnya dapat mencapai kesepakatan. Pernyataan tersebut disampaikan Trump setelah bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham di sela-sela agenda Sidang Umum PBB di New York pada Selasa (22/9).
Trump mengatakan bahwa Iran telah menunjukkan keinginan untuk melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat. Menurutnya, hubungan kedua negara saat ini terus berkembang melalui jalur komunikasi yang masih berjalan, termasuk pembahasan yang disebut masih berlangsung pada hari yang sama.
Meski membuka peluang diplomasi, Trump tetap menegaskan bahwa AS tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. Isu program nuklir Iran menjadi salah satu faktor utama yang selama ini memicu ketegangan antara kedua negara.
Pernyataan Trump menjadi perhatian pasar karena perkembangan hubungan AS-Iran memiliki dampak besar terhadap sentimen geopolitik global, terutama pasar energi. Jika jalur diplomasi berkembang positif, risiko gangguan pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah dapat berkurang dan berpotensi menekan premi risiko pada harga minyak.
Analisis Newsmaker : Pasar kini mencermati apakah komunikasi AS-Iran dapat berkembang menjadi langkah konkret. Bagi aset global, termasuk minyak, emas, dan dolar AS, perkembangan diplomasi ini dapat menjadi katalis penting karena konflik Timur Tengah selama ini menjadi salah satu faktor utama yang meningkatkan volatilitas pasar. (arl)
Sumber: Newsmaker.id