
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Jumlah klaim awal tunjangan pengangguran di Amerika Serikat turun 6.000 menjadi 189.000 pada pekan yang berakhir 31 Oktober. Angka tersebut lebih rendah dari perkiraan median ekonom sebesar 196.000, menunjukkan jumlah pekerja yang mengajukan klaim baru masih relatif rendah.
Sebelumnya, klaim pada pekan sebelumnya direvisi naik menjadi 195.000 dari 194.000. Penurunan terbaru menunjukkan bahwa perusahaan AS masih belum melakukan pemutusan hubungan kerja dalam skala besar.
Rata-rata klaim selama empat pekan juga tercatat sebesar 194.750, memberikan gambaran yang lebih stabil mengenai kondisi pasar tenaga kerja dibandingkan melihat data mingguan secara terpisah.
Namun, jumlah penerima tunjangan pengangguran yang berkelanjutan justru meningkat 23.000 menjadi 1,718 juta pada pekan yang berakhir 24 Oktober. Kenaikan ini menunjukkan bahwa sebagian pencari kerja membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali mendapatkan pekerjaan.
Analisis Newsmaker: data ini memberikan sinyal bahwa pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat, terutama karena klaim baru berada di bawah ekspektasi. Namun, kenaikan klaim berkelanjutan menunjukkan adanya tanda bahwa proses pencarian kerja mulai membutuhkan waktu lebih lama.
Bagi pasar, data klaim yang lebih rendah dari perkiraan dapat memperkuat ekspektasi bahwa ekonomi AS masih tangguh dan berpotensi menjaga tekanan terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Perhatian berikutnya akan tertuju pada data tenaga kerja utama untuk melihat apakah kekuatan pasar kerja ini benar-benar berlanjut. (arl)
Sumber : Newsmaker.id