
Trending

Analisis Pasar
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas mengawali perdagangan pekan ini dengan volatilitas tinggi setelah sebelumnya ditutup di sekitar $4.349 per troy ons pada Jumat. Pergerakan Gold masih dibayangi ekspektasi kebijakan moneter The Fed setelah data CPI AS Agustus memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga. Pasar saat ini bahkan memperkirakan peluang kenaikan 25 basis poin pada pertemuan FOMC pekan ini berada di kisaran 86–87%.
Dari sisi fundamental, kenaikan harga minyak yang kembali menembus $100 per barel menjadi tantangan bagi Gold. Lonjakan energi meningkatkan risiko inflasi bertahan lebih lama dan dapat membuat The Fed lebih berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan. Kondisi tersebut berpotensi mempertahankan tekanan terhadap emas melalui kenaikan yield Treasury dan penguatan Dolar AS. Di sisi lain, penguatan Yen yang cukup agresif menjadi faktor yang dapat membatasi penguatan Dolar dan memberikan sedikit ruang bagi Gold untuk bertahan.
Harga emas pada saat analisis ini dirilis: $4.314
- Buy jika harga bergerak ke $4.310
- Sell jika harga bergerak ke $4.320
Resisten 2: $4.335
Resisten 1: $4.325
Support 1: $4.305
Support 2: $4.300
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id