
Trending

Analisis Pasar
Sumber: Newsmaker.id
Harga minyak bergerak terbatas dengan Brent sekitar US$95,3 per barel dan WTI mendekati US$91. Tekanan koreksi muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengindikasikan serangan terhadap Iran tidak akan berlangsung lama, tetapi risiko gangguan pasokan di Selat Hormuz masih menjaga premi geopolitik tetap tinggi.
Secara fundamental, sentimen oil masih cenderung bullish karena konflik AS–Iran belum sepenuhnya mereda, lalu lintas kapal melalui Hormuz terbatas, dan persediaan minyak mentah AS turun 4,5 juta barel. Eskalasi baru berpotensi membawa Brent kembali menguji US$97 dan WTI US$92, sedangkan meredanya konflik dapat memicu koreksi menuju Brent US$93–94 dan WTI US$89–90.(mrv)
Harga minyak pada saat analisis ini dirilis: $95.36
- Buy jika harga bergerak ke $95.41
- Sell jika harga bergerak ke $95.31
Resisten 2: $96.38
Resisten 1: $95.91
Support 1: $94.96
Support 2: $94.48
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id