
Trending

Analisis Pasar
Sumber: Newsmaker.id
Harga minyak bergerak menguat pada perdagangan Rabu (2/9), melanjutkan lonjakan tajam pada sesi sebelumnya setelah konflik Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat. Brent berada di sekitar US$95,4 per barel, sementara West Texas Intermediate atau WTI bergerak di kisaran US$90,7 per barel. Pada perdagangan Selasa, Brent bahkan melonjak 4,6% dan WTI naik 5,2%, mencatat penutupan tertinggi sejak akhir Juli.
Secara fundamental, faktor terbesar yang menopang harga minyak saat ini adalah meningkatnya risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah. Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap target Iran, sementara Teheran membalas dengan rudal dan drone ke fasilitas militer AS di kawasan. Ketegangan tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik dapat mengganggu aliran energi melalui Selat Hormuz, jalur yang sebelum konflik membawa sekitar seperlima perdagangan minyak dunia.(mrv)
Harga minyak pada saat analisis ini dirilis: $95.45
- Buy jika harga bergerak ke $95.50
- Sell jika harga bergerak ke $95.40
Resisten 2: $97.71
Resisten 1: $96.57
Support 1: $94.71
Support 2: $93.99
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id