Hang Seng Naik Tipis, Sentimen Tertahan Ketegangan Timur Tengah
Saham Hong Kong ditutup menguat tipis pada Senin, dengan Hang Seng Index naik 130 poin atau 0,5% ke 26.285. Penguatan ini terjadi setelah volatilitas di awal sesi, saat investor menimbang sinyal perdagangan global yang campuran dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik.
Kewaspadaan pasar bertahan karena eskalasi ketegangan di Timur Tengah memicu kekhawatiran potensi gangguan pengiriman di Selat Hormuz serta tekanan lanjutan dalam hubungan AS-Iran. Faktor risiko ini membatasi selera risiko regional pada awal pekan.
Pada akhir pekan, Presiden Donald Trump menyatakan angkatan laut AS mencegat dan mengambil alih kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman setelah kapal tersebut disebut mencoba menerobos blokade. Teheran mengecam insiden itu sebagai pelanggaran gencatan senjata, yang kembali memunculkan kekhawatiran terkait keamanan pasokan energi.
Perkembangan tersebut memperkuat kekhawatiran pasar atas risiko pasokan energi dan menahan pergerakan aset berisiko, meski indeks berhasil berbalik menguat setelah sempat bergejolak. Pelaku pasar terlihat memilih posisi yang lebih selektif di tengah ketidakpastian headline geopolitik.
Di sisi saham, sektor keuangan dan teknologi memimpin kenaikan. Sejumlah saham yang mencatat penguatan antara lain Tencent (+0,1%), Guoquan Food (+1,0%), Xiaomi (+1,3%), AIA Group (+1,8%), dan Kuaishou Technology (+1,2%).(asd)
Sumber: Newsmaker.id