Eropa Campur Aduk: Laba, Dagang, & ECB Jadi Fokus
Saham Eropa bergerak beragam pada Kamis(30/10). DAX Jerman naik tipis, sedangkan CAC 40 Prancis dan FTSE 100 Inggris melemah. Pasar mencerna laporan laba perusahaan, meredanya tensi dagang global, data pertumbuhan, dan menunggu keputusan suku bunga ECB yang diperkirakan tetap. Di AS, The Fed memangkas suku bunga 25 bps dan akan menghentikan penyusutan neraca mulai 1 Desember, tapi komentar Powell yang hati-hati membuat pasar tidak yakin pemangkasan lanjutan terjadi pada Desember.
Dari sisi korporasi, Shell mencatat lonjakan laba kuartal III 2025 jadi USD 5,3 miliar berkat perdagangan yang kuat, volume lebih tinggi, dan faktor pajak. Volkswagen justru rugi operasi EUR 1,3 miliar karena biaya terkait tarif AS dan perubahan strategi di unit Porsche. SocGen membukukan laba di atas perkiraan, sementara Stellantis mencatat kenaikan pendapatan 13% yoy. Puma berencana memangkas 13% karyawan global hingga 2026, dan Carlsberg menjaga proyeksi setahun penuh meski penjualan kuartalannya sedikit di bawah ekspektasi.
Di komoditas, harga minyak turun-Brent ke sekitar USD 63,76/barel dan WTI ke USD 59,93/barel-dan masih menuju penurunan bulanan ketiga beruntun akibat kekhawatiran pasokan berlebih. Pasar kini menanti pertemuan OPEC+ pada 2 November, yang disebut-sebut bisa mengumumkan kenaikan pasokan sekitar 137 ribu bph untuk Desember. Hasil pertemuan ini berpotensi memengaruhi arah harga minyak ke depan serta sentimen sektor energi di Eropa. (az)
Sumber: Newsmaker.id