Dow & S&P 500 Cetak Rekor Penutupan, Nasdaq Melemah
Dow dan S&P 500 mencatat rekor penutupan tertinggi pada hari Jumat (3/10), bahkan ketika penutupan pemerintah AS berlangsung untuk hari ketiga. Ekspektasi penurunan suku bunga membaik seiring penutupan pemerintah AS berlangsung untuk hari ketiga, sementara Nasdaq melemah.
Saham-saham perusahaan teknologi besar sebagian besar melemah. Saham Applied Materials melemah setelah produsen peralatan chip tersebut pada Kamis malam memperkirakan kerugian $600 juta terhadap pendapatan tahun fiskal 2026.
Saham Tesla juga melemah, sementara saham utilitas S&P 500 menguat.
Penutupan pemerintah AS berlanjut untuk hari ketiga. Investor masih mencerna survei oleh Institute for Supply Management, yang menunjukkan indeks ketenagakerjaan sektor jasa mengalami kontraksi selama empat bulan berturut-turut. Berita tersebut menggarisbawahi kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut dari The Fed.
Pasar secara historis sebagian besar tidak terpengaruh oleh penutupan pemerintah, tetapi beberapa ahli strategi mengatakan bahwa penutupan yang lebih lama dapat menciptakan ketidakpastian yang lebih besar bagi investor dan para pembuat kebijakan Federal Reserve.
Menurut data awal, S&P 500 naik 0,47 poin, atau 0,01%, dan ditutup pada level 6.715,82 poin, sementara Nasdaq Composite turun 63,19 poin, atau 0,28%, menjadi 22.780,86. Dow Jones Industrial Average naik 242,00 poin, atau 0,52%, menjadi 46.761,72. (Arl)
Sumber: Reuters.com