Wall Street Variatif, Pasar Cerna Data Produsen dan Isu Powell
Bursa saham AS bergerak variatif pada Rabu (16/7) saat investor menimbang data ekonomi terbaru dan ancaman tarif, di tengah kabar simpang siur tentang kemungkinan Presiden Trump memecat Ketua The Fed, Jerome Powell. Indeks S&P 500 stagnan, Dow Jones naik 50 poin, sementara Nasdaq 100 turun tipis 0,2%. Pasar sempat goyah akibat laporan bahwa Powell akan diberhentikan, namun kembali stabil setelah Trump menyatakan pemecatan itu “tidak mungkin terjadi.”
Dari sisi data, harga produsen (PPI) AS tercatat tidak berubah pada Juni, berlawanan dengan ekspektasi kenaikan. Tekanan terbesar berasal dari penurunan biaya jasa, yang memicu spekulasi bahwa inflasi barang mungkin sudah mulai terkendali. Kondisi ini menambah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga Federal Reserve ke depan.
Dari sektor korporasi, Bank of America turun 1,5% setelah melaporkan pendapatan di bawah ekspektasi, sedangkan Goldman Sachs tidak bergerak banyak meski mencatat lonjakan laba. Morgan Stanley anjlok 3%, walau hasil kuartal keduanya lebih baik dari perkiraan. Di sisi lain, Johnson & Johnson melonjak 6% setelah melampaui estimasi laba dan menaikkan proyeksi kinerja untuk sepanjang tahun.(yds)
Sumber: Trading Economics