Saham Asia Jatuh, Yen Stabil Setelah Melemah
Ekuitas di Asia jatuh sementara yen stabil bersama dengan obligasi pemerintah setelah aksi jual pada hari Rabu karena para pedagang mengurangi spekulasi pada pemotongan suku bunga AS.
Saham Jepang, Korea Selatan, dan Australia serta saham berjangka untuk Hong Kong semuanya turun pada hari Kamis setelah penurunan 0,9% untuk S&P 500 pada hari Rabu. Yen sedikit menguat setelah menyentuh level terlemah terhadap dolar AS sejak Juli.
Kontrak berjangka untuk Nasdaq 100 naik selama perdagangan hari Kamis di Asia, memangkas penurunan untuk patokan yang mendasarinya pada hari sebelumnya, setelah laba yang kuat dari Tesla Inc. Memberikan dukungan untuk saham teknologi. Obligasi pemerintah dibuka sedikit berubah di Asia setelah imbal hasil 10 tahun naik empat basis poin pada hari Rabu ke level tertinggi dalam hampir tiga bulan.
Para pelaku pasar memangkas spekulasi pada laju penurunan suku bunga Fed, dengan pedagang swap kurang dari 100% yakin akan penurunan suku bunga selama dua pertemuan kebijakan yang tersisa tahun ini. Premi jangka waktu pada obligasi Treasury 10 tahun sebuah ekspresi dari permintaan investor imbal hasil ekstra untuk memiliki utang daripada memperpanjang sekuritas jangka pendek juga mencapai yang tertinggi sejak November. (ayu)
Sumber: Bloomberg