Wall Street Menguat, Bessent Janjikan Langkah Jaga Arus Minyak Teluk Persia
Saham AS menguat pada Rabu (4/3) setelah sesi sebelumnya bergejolak, ketika investor memantau perkembangan perang AS–Israel melawan Iran. Dow Jones naik 180 poin atau 0,4%, S&P 500 menguat 0,3%, dan Nasdaq naik 0,5%.
Sentimen terbantu setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pemerintah akan membuat “serangkaian pengumuman” untuk mendukung kelancaran arus minyak melalui Teluk Persia. Pernyataan ini menyusul klaim Presiden Donald Trump sehari sebelumnya bahwa AS akan memberi asuransi bagi tanker di Teluk dan menyiapkan pengawalan Angkatan Laut AS melalui Selat Hormuz bila diperlukan.
Reli harga minyak yang menguat sejak pecahnya konflik kehilangan momentum setelah komentar Bessent. Brent turun 0,7% dan WTI melemah lebih dari 1%, setelah keduanya ditutup Selasa di bawah puncak sesi meski masih naik lebih dari 4%.
Di sisi kebijakan, Bessent juga menyatakan tarif global 15% yang diumumkan Trump akhir bulan lalu akan berlaku pekan ini. Namun ia menambahkan keyakinannya bahwa dalam “lima bulan,” tarif AS dapat kembali ke level sebelum putusan Mahkamah Agung yang membatalkan kebijakan tarif sebelumnya.
Sementara itu, ketegangan di lapangan tetap tinggi. Trump mengatakan AS akan memberikan asuransi risiko untuk perdagangan maritim di Teluk Persia guna mendorong pergerakan tanker melalui Selat Hormuz, setelah lalu lintas tanker berhenti menyusul ancaman dari komandan Garda Revolusi Iran. Israel juga mengatakan telah melancarkan serangan lanjutan ke Teheran, dengan menteri pertahanan Israel menyatakan akan menekan kemampuan rezim Iran. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id