Bursa Eropa Menguat, Tapi Sentimen Masih “Rapuh”
Bursa saham Eropa bergerak menguat tipis pada perdagangan Selasa (17/2), dengan investor menimbang sinyal ekonomi terbaru dan kabar korporasi. Dorongan utama datang dari ekspektasi pelonggaran suku bunga, meski penguatan ini tetap hati-hati karena pasar global masih menunggu rangkaian data besar berikutnya.
Indeks Stoxx Europe naik 0,49%, DAX Jerman naik 0,86%, FTSE 100 naik 0,67%, CAC Prancis naik 0,61%, dan Indeks Pasar Swiss naik 0,78%.
Dari sisi makro, Inggris memberi “angin” ke skenario pemangkasan suku bunga setelah pasar tenaga kerja menunjukkan pelemahan: tingkat pengangguran naik ke 5,2% (Okt–Des 2025), sementara pertumbuhan upah (termasuk bonus) melambat ke 4,2%. Di Jerman, inflasi tahunan Januari naik ke 2,1% dari 1,8% pada Desember, dengan Destatis menyorot kenaikan harga pangan yang lebih tajam sebagai salah satu pendorong utama.
Di level emiten, sentimen bercampur. Antofagasta justru terkoreksi meski mencatat lonjakan laba inti 2025 sebesar 52% ke rekor sekitar $5,2 miliar—pasar menilai detail seperti dividen dan belanja modal. InterContinental Hotels Group membukukan kinerja kuartal yang lebih baik dari perkiraan pada metrik kamar, dan menyorot potensi dorongan dari Piala Dunia 2026 untuk pemulihan perjalanan di AS. Sementara Enagás mengingatkan laba 2026 berpotensi turun setelah kinerja 2025 terdongkrak faktor non-berulang seperti penjualan aset.
Sorotan sektor kesehatan juga ikut mengangkat narasi pasar: Komisi Eropa menyetujui dosis pemeliharaan Wegovy 7,2 mg mingguan untuk dewasa dengan obesitas, membuka opsi terapi yang lebih agresif bagi pasien yang butuh penurunan berat badan tambahan. Di saat yang sama, investor memantau aksi korporasi lain—termasuk kabar Elliott membangun kepemilikan >10% di Norwegian Cruise Line untuk mendorong perubahan—yang bisa memicu rotasi sektor berikutnya. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id