Desember Dimulai, Saham Eropa Tersandung
Saham-saham Eropa memulai bulan perdagangan terakhir tahun ini di teritori negatif.
Indeks Stoxx 600 memulai perdagangan hari Senin (1/12) di teritori negatif, dengan indeks acuan pan-Eropa turun 0,44% tak lama setelah bel pembukaan, dengan bursa dan sektor-sektor utama berada di zona merah.
Pasar regional ditutup di teritori positif pada hari Jumat, di akhir bulan yang bergejolak bagi saham karena kekhawatiran atas valuasi AI yang tinggi kembali mengemuka.
Ketidakpastian atas kebijakan moneter juga memengaruhi sentimen bulan lalu, tetapi investor sekarang memperkirakan Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga pada pertemuan 9-10 Desember. Para pedagang memperkirakan peluang penurunan suku bunga seperempat poin sebesar 87,4%, menurut CME FedWatch Tool.
Investor Eropa akan mencermati perkembangan menuju kesepakatan damai Ukraina minggu ini karena Utusan Khusus AS Steve Witkoff akan berkunjung ke Moskow untuk berunding dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pejabat Kremlin lainnya.
Pembicaraan ini terjadi setelah Ukraina menyatakan persetujuan prinsipnya atas rencana perdamaian 19 poin yang didukung AS. Rencana tersebut merupakan versi amandemen dari rencana awal 28 poin yang dirancang secara diam-diam oleh AS dan Moskow, yang tampaknya menguntungkan Rusia.
Para pejabat Ukraina dan AS, yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, mengadakan pembicaraan lanjutan di Florida selama akhir pekan. Rubio mengatakan pembicaraan tersebut "sangat produktif" tetapi masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
Pasar Asia-Pasifik mengawali Desember dengan pergerakan yang beragam karena para pedagang menilai data manufaktur terbaru dari Tiongkok, yang menunjukkan aktivitas pabrik Tiongkok secara tak terduga mengalami kontraksi pada bulan November. (Arl)
Sumber: Cnbc.com