USD/JPY rebound seiring Jepang membentuk koalisi
BoJ yang berpandangan hawkish mengibarkan peluang kenaikan suku bunga. Partai Demokrat Liberal (LDP) Jepang dan Partai Inovasi (Ishin) yang berhaluan kanan-tengah telah sepakat untuk membentuk pemerintahan koalisi. Jika digabungkan, LDP dan Ishin memegang 231 kursi di majelis rendah parlemen, masih kurang dua kursi lagi dari mayoritas. Koalisi baru ini akan memiliki cukup suara untuk memilih Sanae Takaichi sebagai perdana menteri Jepang besok, tetapi akan menghadapi kendala dalam mengimplementasikan agenda fiskal ekspansif Takaichi.
Anggota dewan Bank of Japan (BOJ), Takata Hajime, menegaskan kembali sikap hawkish-nya. Takata mencatat bahwa 'sekarang adalah kesempatan utama untuk menaikkan suku bunga acuan.' Sebagai informasi, pada rapat BOJ bulan September, dua dari sembilan anggota dewan (Takata Hajime dan Tamura Naoki) mendukung kenaikan suku bunga sebesar 25bps menjadi 0,75%. Sisanya memilih untuk mempertahankan suku bunga kebijakan di 0,50%.
"Kami setuju dengan Takata dan mengantisipasi BOJ akan kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan 30 Oktober mendatang (26% sudah diperhitungkan). Survei bisnis Tankan Jepang menunjukkan pemulihan berkelanjutan dalam pertumbuhan PDB riil dan inflasi inti menunjukkan kemajuan yang baik menuju target BOJ sebesar 2%. Intinya: USD/JPY memiliki ruang untuk melemah mengingat nilainya sudah diperdagangkan jauh di atas level yang tersirat oleh spread imbal hasil obligasi AS-Jepang.(Cay)
Sumber: Fxstreet