Yen Berpotensi Tetap Lemah Meski Ada Bayang-bayang Intervensi
Meski pelaku pasar valas masih siaga terhadap kemungkinan intervensi pemerintah Jepang untuk menahan pelemahan mata uang, yen diperkirakan masih rentan melemah dalam waktu dekat. Pandangan ini disampaikan Rinto Maruyama, strategist dari SMBC Nikko Securities, yang menilai pasar mulai melihat risiko yen menguat (rebound) semakin mengecil jika otoritas tetap “diam” di level sekarang.
Menurut Maruyama, kewaspadaan investor terhadap penguatan yen bisa memudar bila pemerintah Jepang tidak menunjukkan sinyal tegas untuk menahan pelemahan yen saat ini. Risiko lain yang ikut menekan adalah meningkatnya kekhawatiran soal ekspansi fiskal—misalnya belanja pemerintah yang lebih besar—yang dapat memperkuat asumsi pasar bahwa yen akan tetap berada dalam posisi defensif.
Intinya, walaupun “ragu” intervensi masih ada, pasar dinilai sudah membentuk konsensus bahwa USD/JPY cenderung mengarah naik (dolar lebih kuat dibanding yen). Terakhir, USD/JPY berada di sekitar 156,90, mengindikasikan yen masih berada dalam tekanan.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id