Dolar AS Stabil, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja Juni
Indeks dolar AS bergerak relatif stabil di sekitar level 101,4 pada perdagangan Kamis (2/07). Pergerakan ini terjadi setelah dolar sempat mengalami volatilitas tinggi pada sesi sebelumnya, sementara investor menanti laporan tenaga kerja AS bulan Juni.
Data tersebut akan menjadi petunjuk penting untuk membaca kondisi pasar tenaga kerja dan arah kebijakan Federal Reserve. Pasar ingin melihat apakah perlambatan perekrutan mulai terlihat lebih jelas atau ekonomi AS masih cukup kuat untuk mendukung kebijakan suku bunga tinggi.
Data yang dirilis pada Rabu menunjukkan perekrutan sektor swasta AS melambat lebih besar dari perkiraan pada bulan lalu. Selain itu, Ketua The Fed Kevin Warsh mengatakan ekspektasi inflasi telah mereda dalam sebulan terakhir, sehingga tidak ada urgensi untuk segera menaikkan suku bunga.
Meski begitu, Warsh tetap menegaskan komitmen bank sentral untuk mengembalikan stabilitas harga. Pasar juga masih memperkirakan peluang lebih dari 60% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada September.
Dolar AS tetap bertahan meskipun arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz meningkat dan pembicaraan tidak langsung AS-Iran menunjukkan kemajuan. Kondisi tersebut menekan harga minyak dan membantu meredakan kekhawatiran inflasi, tetapi belum cukup kuat untuk melemahkan posisi greenback secara signifikan. (asd)
Sumber: Newsmaker.id