Pound Datar, Pasar Timbang Inflasi Energi dan Prospek BoE
GBP/USD bergerak terbatas dan bertahan di sekitar 1,3362 pada perdagangan terbaru, menandakan pasar masih memilih wait-and-see. Sterling tertahan karena investor menimbang dua faktor besar: arah dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik, dan dampak harga minyak terhadap inflasi yang bisa memengaruhi jalur suku bunga.
Untuk pound, tema energi tetap penting. Inggris sebagai importir energi relatif lebih sensitif jika minyak bertahan tinggi, karena bisa mendorong inflasi headline sekaligus menekan daya beli. Itu membuat sterling sulit menguat agresif meski dolar tidak selalu sedang reli.
Di sisi lain, dolar AS tetap jadi jangkar utama. Kalau pasar kembali risk-off, USD biasanya diburu dan GBP/USD cenderung turun. Namun jika sentimen membaik dan dolar melemah, GBP/USD berpeluang bertahan atau naik tipis, selama tidak ada kejutan baru dari sisi energi atau kebijakan.(CP)
Sumber: Newsmaker.id