• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 July 2025 03:26  |

Dolar Melemah VS Euro, Tapi Catat Kenaikan Mingguan

Dolar AS melemah terhadap euro pada hari Jumat (18/7), namun tetap membukukan kenaikan mingguan, seiring investor menimbang arah kebijakan Federal Reserve di tengah sinyal bahwa tarif mulai meningkatkan tekanan inflasi. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump terus melontarkan kritik terhadap Ketua The Fed, Jerome Powell.

Data hari Selasa menunjukkan kenaikan harga konsumen pada Juni, meski dianggap moderat. Sedangkan laporan indeks harga produsen (PPI) pada Rabu menunjukkan harga tetap stabil bulan lalu.

Powell menyatakan ia memperkirakan inflasi akan meningkat musim panas ini akibat kebijakan tarif Trump. Pernyataan ini menyebabkan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed menjadi tertunda.

Namun, pasar tenaga kerja mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan, meskipun angka utama seperti pertumbuhan lapangan kerja dan tingkat pengangguran masih terlihat cukup solid.

“Kami masih menunggu apakah tarif ini benar-benar diterapkan, bukan sekadar strategi negosiasi, dan menunggu data pasar tenaga kerja yang lebih nyata,” ujar Lou Brien, analis dari DRW Trading di Chicago.

“Saat ini tingkat PHK masih di bawah level sebelum pandemi, tapi perekrutan sangat buruk. Dan jika tiba-tiba PHK melonjak, tingkat pengangguran bisa naik tajam dalam waktu singkat.”

Pelaku pasar obligasi saat ini memproyeksikan dua kali pemangkasan suku bunga oleh The Fed hingga akhir tahun (total 50 basis poin), dengan pemangkasan pertama diperkirakan terjadi pada bulan September.

Indeks Dolar AS nyaris flat di level 98,49, namun tetap naik 0,65% secara mingguan.

Euro naik 0,22% ke $1,1621, namun mencatat penurunan mingguan sebesar 0,59%.

Euro sempat memangkas penguatannya setelah Financial Times melaporkan bahwa Trump mendorong tarif minimum 15–20% dalam kesepakatan dengan Uni Eropa.

Poundsterling (GBP) stagnan di $1,3411, menuju pelemahan mingguan sebesar 0,64%.

Yen Jepang sedikit melemah terhadap dolar menjelang pemilu majelis tinggi Jepang pada hari Minggu, di mana partai berkuasa tampak rentan. Dolar naik 0,1% ke 148,75 yen, dan mencatat kenaikan mingguan sebesar 0,93%.(yds)

Sumber: Reuters

 

Related News

EUR/USD

EUR/USD Bersiap Menghadapi Keputusan Suku Bunga ECB

EUR/USD melonjak pada hari Rabu, naik 1,75% dan menyentuh level 1,0800 karena sentimen risiko meningkat menyusul perubahan ar...

6 March 2025 07:19
EUR/USD

EUR/USD Terus Berkonsolidasi di Tengah Kelesuan Pasar

EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran sempit di sekitar 1,0400 pada sesi Eropa hari Jumat (27/12) di tengah perdagangan yang s...

27 December 2024 16:31
EUR/USD

EUR/USD Terus Bangkit Karena Data Inflasi AS Yang Melemah Me...

EUR/USD bergerak lebih tinggi mendekati 1,1250 selama jam perdagangan Eropa pada hari Rabu (14/05), melanjutkan kenaikan hari...

14 May 2025 17:10
EUR/USD

EUR/USD Turun Di Tengah Kekhawatiran Potensi Perang Dagang U...

EUR/USD terkoreksi mendekati 1,0860 pada jam perdagangan Eropa pada hari Kamis (13/3). Pasangan mata uang utama ini turun kar...

13 March 2025 19:10
BIAS23.com NM23 Ai