EUR/USD Tertekan, Euro Tak Berkutik di Tengah Tekanan Tarif AS
Pasangan mata uang EUR/USD mencatat penurunan moderat pada Rabu (9/7), mendekati batas bawah kisaran mingguan, karena investor tetap berhati-hati terhadap risiko setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif baru atas tembaga dan menyuarakan pembatasan besar terhadap produk farmasi.
Euro (EUR) sempat menemukan dukungan di area 1,1700 pada sesi Asia hari Rabu, setelah ditolak di level 1,1770 sehari sebelumnya. Namun, upaya penguatan masih tertahan di bawah 1,1730 sejauh ini. Secara umum, tren tetap bearish, dengan pasangan ini sedang mengalami koreksi setelah reli lebih dari 2% pada akhir Juni.
Trump kembali meningkatkan tensi perang dagang dengan memberlakukan tarif 50% atas produk tembaga impor, serta mengancam tarif hingga 200% terhadap obat-obatan jika perusahaan farmasi tidak memindahkan produksi mereka ke AS dalam 12 bulan ke depan. Kebijakan ini diumumkan hanya berselang kurang dari 24 jam setelah tarif 25% dijatuhkan pada Jepang dan Korea Selatan, dua mitra dagang utama AS di Asia.
Di sisi Eropa, negosiasi perdagangan antara zona euro dan AS juga belum menunjukkan hasil yang positif. Sumber dari zona euro masih berharap tercapai kesepakatan untuk menghindari tarif dasar sebesar 10%, namun Trump menegaskan bahwa ia akan mengirim surat tarif resmi ke Uni Eropa dalam minggu ini—berita yang jelas bukan kabar baik bagi Euro.(yds)
Sumber: FXstreet