EUR/USD Naik Tipis di Tengah Harapan Ceasefire AS–Iran
EUR/USD menguat terbatas dan bertahan di atas 1,1500 pada Senin, diperdagangkan sekitar 1,1520 di awal sesi Eropa seiring membaiknya selera risiko setelah muncul kabar pembicaraan gencatan senjata AS–Iran.
Pemicu utamanya adalah laporan bahwa AS, Iran, dan sejumlah mediator regional mendorong skema gencatan 45 hari sebagai tahap awal menuju penghentian perang yang lebih permanen, meski Reuters menekankan belum dapat memverifikasi laporan Axios tersebut secara independen.
Namun penguatan euro tetap terbatas karena dolar AS masih mendapat dukungan safe haven di tengah ketidakpastian lanjutan perang dan risiko gangguan energi, termasuk isu Selat Hormuz yang membuat harga minyak bertahan tinggi dan memperbesar kekhawatiran inflasi.
Dari sisi fundamental, data tenaga kerja AS yang solid ikut menahan pelemahan dolar: nonfarm payrolls Maret naik 178.000 dan pengangguran turun ke 4,3%, sehingga ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter cenderung mundur dan biaya peluang memegang euro terhadap dolar tetap besar. Di Eropa, ECB menegaskan pendekatan data-dependent dan menilai perang meningkatkan ketidakpastian, menciptakan risiko inflasi dari energi sekaligus risiko perlambatan pertumbuhan.
Ke depan, pasar akan memperhatikan dua hal utama: rilis ISM Services PMI AS pada Senin yang dapat mengubah persepsi soal ketahanan ekonomi AS dan arah suku bunga, serta perkembangan terbaru diplomasi ceasefire menjelang tenggat terkait Selat Hormuz yang berpotensi menggerakkan harga energi dan sentimen risiko global.(Zaf)
Sumber: newsmaker.id