• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

26 February 2026 09:01  |

EUR/USD Stabil, Tarif Trump Jadi Beban Baru bagi Dolar

Pasangan EUR/USD mempertahankan bias positif untuk dua hari berturut-turut pada Kamis, ditopang pelemahan dolar AS di tengah meningkatnya keresahan pasar terhadap kebijakan perdagangan Amerika Serikat. Pada sesi Asia, EUR/USD bergerak di kisaran 1,1815–1,1820, naik tipis sekitar 0,1%, meski laju penguatan masih terbatas dan belum menunjukkan dorongan bullish yang kuat.

Tekanan terhadap dolar muncul meski Federal Reserve mempertahankan nada yang relatif hawkish. Pelaku pasar menilai ketidakpastian terkait tarif Presiden AS Donald Trump kembali menjadi faktor dominan yang membuat pembeli dolar bersikap defensif. AS telah menerapkan tarif global 10% untuk barang yang tidak termasuk pengecualian, setelah putusan Mahkamah Agung membatasi skema tarif “resiprokal” sebelumnya.

Kekhawatiran pasar bertambah setelah Trump menyampaikan bahwa pemerintahannya sedang mengupayakan kenaikan tarif menjadi 15%. Prospek kenaikan tarif dinilai dapat memicu tindakan balasan mitra dagang dan mengganggu rantai pasok global, yang pada akhirnya berpotensi menekan pertumbuhan dan meningkatkan volatilitas. Kondisi ini membuat dolar kehilangan sebagian daya tariknya sebagai safe haven, sehingga memberi ruang bagi euro untuk bertahan di zona positif.

Dari sisi Eropa, euro juga mendapat dukungan dari spekulasi bahwa European Central Bank (ECB) mendekati akhir siklus pemangkasan suku bunga. Presiden ECB Christine Lagarde menilai kebijakan suku bunga berada dalam posisi yang “baik” dan mengisyaratkan tidak ada perubahan kebijakan yang segera dipertimbangkan, memperkuat posisi euro di tengah melemahnya dolar.

Meski demikian, investor masih berhati-hati untuk menambah posisi beli secara agresif. Parlemen Eropa menunda pemungutan suara terkait kesepakatan dagang Uni Eropa–AS, yang menambah ketidakpastian hubungan perdagangan lintas Atlantik. Pasar kini menantikan komentar lanjutan Lagarde serta rilis data AS seperti klaim tunjangan pengangguran sebagai pemicu berikutnya yang dapat menentukan apakah EUR/USD mampu memperpanjang kenaikan atau kembali bergerak konsolidatif.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

EUR/USD

EUR/USD Bersiap Menghadapi Keputusan Suku Bunga ECB

EUR/USD melonjak pada hari Rabu, naik 1,75% dan menyentuh level 1,0800 karena sentimen risiko meningkat menyusul perubahan ar...

6 March 2025 07:19
EUR/USD

EUR/USD Terus Berkonsolidasi di Tengah Kelesuan Pasar

EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran sempit di sekitar 1,0400 pada sesi Eropa hari Jumat (27/12) di tengah perdagangan yang s...

27 December 2024 16:31
EUR/USD

EUR/USD Terus Bangkit Karena Data Inflasi AS Yang Melemah Me...

EUR/USD bergerak lebih tinggi mendekati 1,1250 selama jam perdagangan Eropa pada hari Rabu (14/05), melanjutkan kenaikan hari...

14 May 2025 17:10
EUR/USD

EUR/USD Turun Di Tengah Kekhawatiran Potensi Perang Dagang U...

EUR/USD terkoreksi mendekati 1,0860 pada jam perdagangan Eropa pada hari Kamis (13/3). Pasangan mata uang utama ini turun kar...

13 March 2025 19:10
BIAS23.com NM23 Ai