Euro Tiba-Tiba Loyo
EUR/USD kembali ditekan penjual pada sesi Asia Jumat ini, setelah sehari sebelumnya bergerak dua arah. Pasangan ini sempat turun di bawah 1,1900, lalu memantul sekitar 25 pip dari titik terendah harian. Saat ini EUR/USD berada di area 1,1920–1,1925, melemah sekitar 0,35% untuk hari ini.
Tekanan datang dari Dolar AS yang mulai menguat lagi dan mencoba melanjutkan pemulihan dari level terendah 4 tahun yang tersentuh awal pekan ini. Di saat yang sama, ECB memberi sinyal makin khawatir dengan penguatan Euro yang terlalu cepat terhadap dolar. Kekhawatiran ECB ini ikut menambah beban untuk EUR/USD, karena pasar menilai bank sentral bisa lebih “waspada” jika Euro terus melaju.
Dari sisi teknikal, penurunan di bawah SMA 100 jam dianggap memicu sinyal jual baru, tapi Euro masih terlihat cukup tahan di bawah 1,1900 karena memantul dari area Fibonacci 38,2% di sekitar 1,1892. Indikator MACD mulai melemah dan RSI berada di sekitar 42, artinya pergerakan masih cenderung konsolidasi dan butuh kehati-hatian. Jika support 1,1892 tembus, area 1,1832 berpotensi jadi target berikutnya; sebaliknya, bila pulih, EUR/USD bisa menguji 1,1967. (az)
Sumber: Newsmaker.id