AUD melemah Terhadap USD Di tengah spekulasi Pemangkasan Suku Bunga
Dolar Australia merosot ke level terendah dalam beberapa bulan terhadap USD di tengah spekulasi pemangkasan suku bunga RBA lebih awal.
Dolar Australia (AUD) merosot ke level terendah sejak Agustus terhadap mata uang Amerika di tengah spekulasi bahwa pertumbuhan domestik yang lebih lambat akan menekan Reserve Bank of Australia (RBA) untuk memangkas suku bunga pada awal 2025. Selain itu, survei swasta menunjukkan bahwa sektor jasa Tiongkok tumbuh lebih rendah dari yang diharapkan pada bulan November. Hal ini, bersama dengan pembatasan ekspor AS yang baru terhadap Tiongkok, kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi Tiongkok yang rapuh, dan tarif yang akan diberlakukan oleh Presiden terpilih AS Donald Trump, ternyata menjadi faktor utama yang sangat membebani mata uang Australia yang merupakan proksi Tiongkok.
Lebih jauh, kenaikan Dolar AS (USD) yang moderat, didukung oleh ekspektasi terhadap Federal Reserve (Fed) yang kurang dovish, berkontribusi terhadap penurunan tajam intraday pasangan AUD/USD. Sementara itu, para investor USD tampaknya enggan untuk memasang taruhan agresif menjelang pidato Ketua Fed Jerome Powell, yang akan mencari lebih banyak isyarat tentang jalur pemangkasan suku bunga di masa mendatang. Bahkan nada positif di seputar pasar ekuitas gagal meredakan tekanan bearish yang melingkupi mata uang Australia yang sensitif terhadap risiko. Hal ini, pada gilirannya, mendukung prospek pergerakan depresiasi jangka pendek lebih lanjut untuk pasangan mata uang tersebut.(Cay)
Sumber: Fxstreet