Pasar Kripto Hati-Hati Jelang Fed
Bitcoin melemah pada sesi Eropa Rabu (17/6), dengan pasar kripto bergerak hati-hati menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve pertama di bawah Ketua Kevin Warsh. Harga BTC terpantau di sekitar $64.933, setelah bergerak dalam rentang harian $64.830 sampai $66.803.
Pergerakan ini menunjukkan reli pemulihan sebelumnya mulai kehilangan tenaga, meski sentimen risiko global sempat membaik setelah perkembangan kesepakatan damai sementara AS-Iran. Reuters melaporkan Bitcoin masih bergerak di atas area $65.400, sementara pasar global menunggu arah Fed dan respons terhadap penurunan harga minyak.
Faktor utama bagi Bitcoin saat ini adalah ekspektasi suku bunga AS. The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga, tetapi investor akan mencermati apakah Warsh memberi sinyal lebih hawkish, terutama setelah inflasi masih menjadi perhatian. Ekspektasi kenaikan suku bunga Desember disebut turun ke 59% setelah kesepakatan AS-Iran menekan harga minyak dan meredakan sebagian kekhawatiran inflasi.
Penurunan harga minyak menjadi faktor fundamental penting bagi aset berisiko. Brent turun di bawah $80 per barel setelah pasar menilai kesepakatan AS-Iran dapat membuka jalan bagi tambahan pasokan Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz. Jika tekanan energi terus mereda, ekspektasi inflasi dapat ikut turun, sehingga tekanan terhadap yield dan dolar AS berpotensi lebih terbatas.
Namun, dampaknya terhadap Bitcoin belum sepenuhnya positif. Sebagai aset berisiko dan sangat sensitif terhadap likuiditas, Bitcoin tetap rentan jika The Fed mempertahankan nada ketat atau menutup ruang pelonggaran kebijakan. Suku bunga yang tinggi atau bertahan lama dapat mengurangi minat terhadap aset spekulatif karena investor cenderung memilih instrumen dengan imbal hasil lebih jelas.
Ethereum juga melemah di sesi yang sama, diperdagangkan di sekitar $1.766,72, dengan rentang harian $1.761,28 sampai $1.832,65. Pergerakan ETH yang ikut tertekan memperlihatkan bahwa pasar kripto secara luas masih menahan posisi menjelang keputusan Fed, bukan hanya bergerak berdasarkan sentimen spesifik Bitcoin.
Fokus pasar berikutnya tertuju pada pernyataan Fed, proyeksi ekonomi terbaru, arah yield Treasury, pergerakan dolar AS, serta perkembangan kesepakatan AS-Iran terkait Hormuz. Selama sinyal kebijakan belum jelas, Bitcoin berpotensi tetap bergerak terbatas dengan kecenderungan sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga dan likuiditas global. (arl)
Sumber : Newsmaker.id