Harga Perak Naik, Didukung Spekulasi Cut Rate
Harga perak naik diatas level $38 per ons pada Kamis (7/8), yang mencapai titik tertingginya dalam lebih dari sepekan. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga, seiring munculnya tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja AS.
Investor kini menanti rilis data klaim pengangguran mingguan terbaru sebagai konfirmasi tambahan atas kondisi ekonomi yang melambat. Sentimen dovish juga diperkuat oleh rencana Presiden AS Donald Trump untuk menunjuk pengganti Gubernur The Fed Adriana Kugler sebelum akhir pekan ini, serta empat kandidat yang disiapkan untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed.
Ketegangan geopolitik turut mendorong permintaan terhadap aset safe haven seperti perak. Trump mengumumkan pelipatgandaan tarif atas barang-barang asal India menjadi 50%, sebagai tanggapan atas keberlanjutan impor minyak dari Rusia.
Sementara itu, laporan menyebutkan bahwa Trump dapat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin secepatnya pekan depan, sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk mengakhiri perang di Ukraina.(yds)
Sumber: Trading Economics