Perak Bertahan di Dekat Puncak, Didukung Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Harga perak stabil di sekitar $37,8 per ounce pada Rabu (6/8), setelah mencatatkan kenaikan tiga sesi berturut-turut. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat, seiring melambatnya data ekonomi AS.
Data PMI Jasa ISM bulan Juli menunjukkan pertumbuhan sektor jasa yang lemah, penurunan lapangan kerja, dan tekanan harga yang masih tinggi. Hasil ini memperkuat sinyal bahwa pasar tenaga kerja AS mulai melemah, menyusul laporan nonfarm payrolls yang di bawah ekspektasi pekan lalu.
Pasar kini memperkirakan akan ada dua kali pemangkasan suku bunga The Fed sebelum akhir tahun, dengan kemungkinan pertama terjadi pada pertemuan bulan September. Presiden The Fed San Francisco, Mary Daly, menegaskan pandangan dovish tersebut, mengutip lemahnya pasar tenaga kerja dan dampak inflasi yang terbatas dari tarif Trump.
Ketidakpastian politik juga turut menopang harga perak, setelah Gubernur The Fed Adriana Kugler mengundurkan diri. Hal ini memunculkan kekhawatiran terhadap independensi bank sentral, serta membuka peluang bagi Presiden Trump untuk menunjuk pengganti yang lebih condong ke arah kebijakan longgar.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id