Harga Perak Tertekan di Dekat $38, Pasar Beralih dari Safe Haven
Harga perak (XAG/USD) bergerak datar di sekitar level psikologis $38.00 pada hari Senin, setelah mengalami penurunan teknikal tajam akhir pekan lalu. Meskipun tidak mengalami penurunan lebih lanjut, logam ini masih kesulitan memulihkan momentum karena sentimen pasar global kini lebih condong ke aset berisiko.
Optimisme atas kesepakatan dagang antara AS dan Uni Eropa mendorong investor untuk meninggalkan aset safe haven seperti perak, dan lebih memilih saham serta aset risiko lainnya. Ini membuat minat terhadap perak menurun, meskipun kondisi geopolitik belum sepenuhnya stabil.
Dari sisi teknikal, perak gagal mempertahankan pola bullish “cup and handle” yang terbentuk minggu lalu. Penembusan di bawah area $38.70 pada hari Jumat membatalkan sinyal kenaikan, dan kini perak menunjukkan kecenderungan melemah dalam jangka pendek.
Tekanan teknikal semakin kuat setelah harga turun di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50 periode di $38.49 dan kini menguji EMA 100 periode di sekitar $38.03. Indikator RSI mendekati area oversold di 32.00, sementara ADX menunjukkan momentum penurunan cukup kuat di level 36.86.
Jika harga turun lebih lanjut, level support penting berikutnya berada di $37.50, yang merupakan titik terendah 16 Juli. Level ini akan menjadi penentu apakah perak akan memantul kembali atau justru menembus lebih dalam. Dengan ketidakpastian arah suku bunga The Fed dan perkembangan dagang global, pasar perak masih rentan dalam waktu dekat.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id