Perak Terkoreksi Meski Risiko Geopolitik Naik!
Harga perak (XAG/USD) melemah pada Senin (20/04), perak tercatat sekitar $79,25 per troy ounce, turun 1,90% dari $80,80 pada Jumat. Namun angka ini masih naik 11,77% sejak awal tahun.
Di saat yang sama, dinamika geopolitik ikut membentuk sentimen pasar. Berdasarkan beberapa sumber, ketegangan AS-Iran kembali meningkat setelah AS menyita kapal kargo Iran dan Teheran menyatakan akan membalas, dengan pasar juga menyoroti risiko di sekitar Selat Hormuz yang mendorong harga energi dan kekhawatiran inflasi.
Korelasi ke perak tidak selalu “risk-off = perak naik”. Dalam episode ini, arus lindung nilai lebih banyak mengalir ke dolar AS, sementara kekhawatiran inflasi dari lonjakan energi mendorong ekspektasi suku bunga dan imbal hasil, sehingga menekan logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. Efek gabungan penguatan dolar dan yield dapat membuat XAG/USD melemah meski risiko geopolitik meningkat.
Cerminan relatifnya terlihat dari rasio Gold/Silver yang naik ke 60,32 dari 59,78 pada Jumat, mengindikasikan perak tertinggal dibanding emas dalam pergerakan terbaru. Ke depan, pasar akan memantau arah ketegangan di kawasan, respons dolar dan yield, serta apakah rasio Gold/Silver tetap naik atau kembali turun seiring perubahan preferensi safe haven. (asd)
Sumber: Newsmaker.id