Silver Tertahan, Harapan Damai Timur Tengah Tekan Safe Haven
Harga silver (XAG/USD) kembali tertekan setelah harapan damai di Timur Tengah mulai memberikan sentimen positif di pasar global. Pada 1 April 2026, silver turun sekitar 0,8% setelah sempat mencapai level tertinggi beberapa hari sebelumnya. Optimisme atas pernyataan Presiden Trump yang menyatakan bahwa militer AS bisa menghentikan serangan ke Iran dalam dua hingga tiga minggu menurunkan permintaan terhadap safe haven seperti silver.
Meskipun ada harapan untuk de-eskalasi konflik, ketidakpastian tetap ada setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menolak gencatan senjata dan menuntut akhir perang dengan jaminan dan kompensasi. Sementara itu, di pasar global, saham Asia menguat dan para investor mulai kembali ke aset berisiko, mengurangi minat pada logam mulia. Hal ini membuat silver kehilangan momentum, meskipun harga emas sedikit bergerak naik.
Di sisi lain, dolar AS tetap stabil, dengan indeks DXY berada di kisaran 99,7, menunjukkan bahwa meskipun ada sentimen positif terkait perdamaian, keamanan pasar valuta asing masih cukup terjaga. Namun, pasar tetap cemas, mengingat risiko ketegangan yang belum sepenuhnya mereda di Timur Tengah. Ini menambah volatilitas harga silver, yang cenderung naik atau turun tajam tergantung pada perkembangan politik.
Dengan ketidakpastian yang masih ada, silver kemungkinan akan terus tertekan seiring meredanya ketegangan geopolitik, meskipun harus tetap memantau pernyataan terbaru dari AS dan Iran serta keputusan OPEC mengenai produksi minyak yang juga bisa mempengaruhi harga komoditas lebih lanjut.
Dampak dan Hal yang Perlu Diperhatikan:
Dolar AS cenderung stabil, namun ketegangan geopolitik yang berkelanjutan dapat memengaruhi sentimen pasar global, memicu lonjakan permintaan dolar sebagai aset aman.
Dampak terhadap Emas dan Silver:
Kenaikan harga emas sedikit terbantu oleh penurunan minat terhadap silver, sementara pergerakan kedua logam mulia ini sangat bergantung pada sentimen pasar risiko.
Hal yang Perlu Diperhatikan:
Pernyataan lebih lanjut dari AS dan Iran terkait gencatan senjata dan perdamaian.
Arah kebijakan suku bunga Fed yang bisa memberi dampak besar terhadap nilai dolar dan logam mulia.
Keputusan OPEC mengenai pemangkasan produksi minyak yang dapat memperburuk ketegangan pasokan energi global.(CP)
Sumber: Newsmaker.id