Perak Rebound, Pasar Tetap Waspada Iran
Harga perak (XAG/USD) menguat pada Senin (30/3) dan bertahan di area $70,7 per ons, ketika pasar menimbang optimisme terbatas soal jalur diplomasi Iran terhadap risiko gangguan pasokan fisik dan ketegangan pelayaran di kawasan. Di pasar spot, XAG/USD terakhir berada di kisaran $70,71–$71,02, naik dari penutupan sebelumnya di sekitar $69,79.
Namun, reli perak tetap rapuh karena headline geopolitik masih cepat berbalik. Komentar Presiden AS Donald Trump soal pembicaraan “serius” dengan Iran bersaing dengan ancaman bahwa kegagalan membuka Selat Hormuz akan memicu respons yang lebih keras terhadap infrastruktur Iran. Di saat yang sama, risiko energi tetap tinggi: Brent berada di sekitar $115,15 per barel (front month), menjaga kekhawatiran inflasi global dan membatasi fleksibilitas kebijakan moneter.
Dari sisi makro, penguatan dolar membatasi ruang kenaikan perak dengan menaikkan biaya bagi pembeli non-USD. DXY bertahan di sekitar 100,3, didukung arus safe haven dan repricing suku bunga ketika pasar makin berhati-hati pada prospek inflasi energi.
Dengan latar tersebut, arah perak dalam waktu dekat akan sangat dipengaruhi dua pemicu: kemajuan nyata rencana perdamaian (yang berpotensi menurunkan premi risiko energi) dan data AS—terutama data tenaga kerja—yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga dan pergerakan dolar. (Arl)
Source : Newsmaker.id