• Thu, Mar 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 October 2025 08:00  |

Minyak Sideways di Level Rendah

Harga minyak bertahan lemah setelah penurunan tajam, seiring optimisme hati-hati bahwa ketegangan di Timur Tengah mulai mereda dan pasokan global cenderung longgar. Brent diperdagangkan dekat $65/barel usai turun 1,6% sehari sebelumnya, sementara WTI berada sedikit di bawah $62. Israel menyetujui kerangka kesepakatan yang mencakup pembebasan sandera oleh Hamas dengan imbalan pembebasan tahanan—langkah penting menuju perdamaian di Gaza dan pengikis “premi perang” pada harga.

Di saat sentimen risiko surut, pasar juga menatap prospek surplus jelang akhir tahun. OPEC+ sepakat kembali menaikkan kuota produksi mulai November. Kenaikan sekitar 137 ribu bph memang lebih kecil dari yang dikhawatirkan sebelumnya—sempat memicu reli lega di awal pekan—namun tetap menambah tekanan pasokan, bersama tambahan produksi dari Amerika, termasuk AS.

Di sisi kebijakan, AS menjatuhkan sanksi baru kepada lebih dari 50 individu, perusahaan, dan kapal yang terlibat dalam perdagangan energi Iran—termasuk terminal impor minyak mentah kunci dan sebuah kilang milik swasta di Tiongkok. Rangkaian tindakan ini menambah ketidakpastian arus minyak Iran, tetapi belum mengubah pandangan pasar yang cenderung bearish terhadap harga dalam jangka dekat.

Menjelang pagi di Singapura, Brent Desember bergerak nyaris datar di sekitar $65,31/barel, dan WTI November stabil di $61,63/barel. Pelaku pasar menunggu kejelasan implementasi rencana damai Gaza, detail kepatuhan produksi OPEC+, serta perkembangan sanksi AS terhadap Iran untuk menentukan arah berikutnya.

Inti poin:

Potensi damai Gaza → “premi perang” memudar, menekan harga.

OPEC+ tambah kuota (lebih kecil dari perkiraan), tetap menambah pasokan.

AS perketat sanksi terkait energi Iran; dampak suplai masih dievaluasi.

Bias jangka pendek cenderung bearish dengan risiko dua arah dari geopolitik & kepatuhan produksi.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai