• Fri, Mar 6, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

7 March 2025 11:10  |

Minyak Mengalami Penurunan Mingguan Terbesar Sejak Oktober Karena Ketidakpastian Tarif, Kenaikan Pasokan

Harga minyak sedikit berubah pada hari Jumat (7/3) tetapi mengalami penurunan mingguan terbesar sejak Oktober karena ketidakpastian seputar kebijakan Tarif AS menciptakan kekhawatiran tentang pertumbuhan permintaan pada saat yang sama produsen utama bersiap untuk meningkatkan produksi.

Harga minyak berjangka Brent naik 17 sen, atau 0,24%, menjadi $69,63 per barel pada pukul 03.15 GMT. Harga minyak berjangka West Texas Intermediate AS naik 12 sen, atau 0,18%, menjadi $66,48 per barel.

Namun, untuk minggu ini Brent turun 4,9%, mencatat penurunan mingguan terbesar sejak minggu 14 Oktober. WTI diperkirakan turun 4,8%, juga penurunan mingguan terbesar sejak minggu itu.

Pasar, termasuk minyak, telah terpukul oleh kebijakan perdagangan yang berfluktuasi di AS, konsumen minyak terbesar di dunia.

"Sepertinya pasar keuangan sedang dalam mode panik penuh, tidak lagi mudah ditenangkan oleh penundaan dan pengecualian tarif impor Trump selama satu bulan," kata Vandana Hari, pendiri penyedia analisis pasar minyak Vanda (NASDAQ:VNDA) Insights.

"Itu membuat minyak mentah tertahan di sekitar level terendah empat bulan, meskipun rentan terhadap penurunan lebih lanjut," tambahnya.

Pada hari Kamis, Presiden AS Donald Trump menangguhkan tarif 25% yang telah dikenakannya pada sebagian besar barang dari Kanada dan Meksiko hingga 2 April, meskipun tarif baja dan aluminium masih akan berlaku pada 12 Maret sesuai jadwal.

Perintah yang diamandemen tidak sepenuhnya mencakup produk energi Kanada, yang berada di bawah pungutan terpisah sebesar 10%.

Tarif itu sendiri dianggap sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi dan karenanya pertumbuhan permintaan minyak. Namun ketidakpastian atas kebijakan tersebut juga memperlambat keputusan bisnis, yang juga berdampak pada perekonomian. "Risiko terhadap harga minyak tetap condong ke sisi negatif dengan pasokan baru dari produsen OPEC+ dan non-OPEC yang diperkirakan akan mendorong pasar ke titik kelebihan pasokan," kata unit riset Fitch, BMI, dalam sebuah catatan.

Harga minyak mentah Brent pada hari Rabu turun ke level terendah sejak Desember 2021 setelah persediaan minyak mentah AS meningkat dan menyusul keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, untuk meningkatkan kuota produksi mereka.

Kelompok tersebut mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah memutuskan untuk melanjutkan rencana peningkatan produksi pada bulan April, dengan menambahkan 138.000 barel per hari ke pasar.

Sebagian momentum penurunan harga telah mereda karena AS tengah mempertimbangkan langkah-langkah untuk menghentikan ekspor dari produsen utama OPEC, Iran.

"Kami akan menutup sektor minyak Iran dan kemampuan manufaktur pesawat nirawak," kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent dalam pidato besar pertamanya kepada para eksekutif Wall Street.

Reuters melaporkan pada hari Kamis bahwa Trump sedang mempertimbangkan rencana untuk memeriksa tanker minyak Iran di laut menggunakan kesepakatan yang ditujukan untuk senjata pemusnah massal, menurut sumber, bagian dari "tekanan maksimum" presiden AS untuk menekan ekspor minyak Iran hingga nol.(Ads)

Sumber: Investing.com

Related News

OIL

Minyak Terus Naik karena Arus Rusia yang Lebih Rendah Mengim...

Minyak memperpanjang kenaikan terbesarnya dalam hampir empat minggu karena pasokan minyak mentah Rusia yang lebih ketat memba...

11 February 2025 14:35
OIL

Minyak Turun karena Dolar Melonjak Pasca Pemangkasan Suku Bu...

Minyak turun karena ekspektasi untuk lebih sedikit pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tahun depan mendorong dolar. ...

19 December 2024 07:12
OIL

Minyak Terus Turun karena Tanda-tanda Pengurangan Tarif Memi...

Minyak terdorong turun setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan pemerintahan Trump dapat mencabut beberapa ta...

5 March 2025 07:48
OIL

Minyak Terus Turun karena Tanda-tanda Pengurangan Tarif Memi...

Minyak terdorong turun setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan pemerintahan Trump dapat mencabut beberapa ta...

5 March 2025 06:46
BIAS23.com NM23 Ai