• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

25 December 2024 02:10  |

Minyak Naik Menjelang Liburan Natal dengan Fokus pada Tiongkok dan Trump

Minyak naik dalam perdagangan yang sepi menjelang liburan pada hari Selasa (24/12) karena Presiden terpilih Donald Trump mengguncang politik internasional dan laporan menunjukkan Tiongkok berencana menjual obligasi untuk merangsang ekonominya.

Harga minyak West Texas Intermediate naik lebih dari 1,2% dan menetap di atas $70 per barel. Logam dasar seperti nikel secara umum naik setelah Reuters melaporkan bahwa Tiongkok mungkin menjual obligasi khusus senilai 3 triliun yuan ($411 miliar) tahun depan, dalam upaya untuk mendukung ekonominya yang melambat. Harga minyak mentah berjangka melampaui rata-rata pergerakan 50 hari, memicu gelombang pembelian teknis singkat.

Pasar juga menilai ancaman Trump untuk merebut Terusan Panama, serta sanksi yang lebih ketat terhadap Iran dan tarif terhadap Tiongkok yang dapat memengaruhi neraca minyak global. Namun, dolar bertahan di dekat level tertinggi dua tahun, yang meredam kenaikan komoditas.

"Musim perayaan tampaknya tidak banyak memberikan jeda dari Donald Trump, dengan pasar sekali lagi bertanya-tanya berapa banyak dari apa yang dikatakan Trump akan benar-benar ditindaklanjuti," kata Yeap Jun Rong, ahli strategi pasar untuk IG Asia Pte.

Volume perdagangan agregat minyak mentah WTI turun jauh di bawah rata-rata hariannya dan kemungkinan akan tetap tenang saat pasar tutup untuk liburan akhir tahun.

Minyak mentah tetap dalam kisaran yang ketat sejak pertengahan Oktober, dengan ketidakpastian geopolitik yang mengimbangi permintaan yang lesu di China, importir utama, dan harapan akan pasokan yang cukup dari Amerika. OPEC dan sekutunya juga akan mulai menghentikan pemotongan produksi pada tahun 2025.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman Februari naik 1,2% untuk ditutup di $70,10 per barel di New York. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari naik 1,3% menjadi $73,58 per barel. (Arl)

Sumber: Bloomberg

Related News

OIL

Minyak Turun karena Dolar Melonjak Pasca Pemangkasan Suku Bu...

Minyak turun karena ekspektasi untuk lebih sedikit pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tahun depan mendorong dolar. ...

19 December 2024 07:12
OIL

Harga Minyak Turun Tipis Ditengah Gencatan Senjata Israel, P...

Harga minyak turun tipis di perdagangan Asia pada hari Rabu(27/11) memperpanjang kerugian baru-baru ini setelah Israel menyet...

27 November 2024 09:52
OIL

Harga minyak naik karena ketegangan geopolitik dan rencana p...

Harga minyak menguat pada hari Rabu(4/12) karena para pelaku pasar mempertimbangkan ketegangan geopolitik dan prospek OPEC+ m...

4 December 2024 13:21
OIL

Minyak Memangkas kerugian karena Ketatnya Pasokan Jangka Pen...

Harga minyak naik tipis pada hari Rabu karena tanda-tanda ketatnya pasokan jangka pendek tetapi tetap mendekati level terenda...

13 November 2024 17:49
BIAS23.com NM23 Ai