• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

12 December 2024 02:50  |

WTI Naik Terkait Harapan Permintaan Tiongkok dan OPEC Memangkas Prakiraan Pertumbuhan Permintaannya

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik pada hari Rabu (11/12) karena keputusan Tiongkok pada hari Senin untuk melonggarkan kebijakan moneter terus mendukung komoditas tersebut, sementara OPEC menurunkan prakiraan permintaannya untuk tahun ini dan tahun depan dan sebuah laporan menunjukkan penurunan persediaan AS.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman Januari ditutup naik US$1,70 menjadi US$70,29 per barel, sementara minyak mentah Brent Februari terakhir terlihat naik US$1,25 menjadi US$73,44.

Dalam Laporan Pasar Minyak Bulanannya yang dirilis pada hari Rabu, OPEC kembali menurunkan prakiraan pertumbuhan permintaannya untuk permintaan tahun 2024 dan 2025. Kartel tersebut memangkas prospeknya untuk tahun ini sebesar 210.000 barel per hari menjadi 1,6 juta barel per hari, sementara memangkas prospeknya untuk tahun 2025 sebesar 90.000 barel per hari menjadi 1,4 juta barel per hari. Laporan tersebut memperkirakan permintaan di negara-negara maju akan naik hanya 100.000 barel per hari tahun depan, dengan 1,3 juta barel per hari permintaan baru berasal dari negara-negara yang kurang berkembang.

Dalam survei mingguan, Badan Informasi Energi melaporkan persediaan minyak komersial AS turun 1,4 juta barel minggu lalu, sementara estimasi konsensus dari analis yang disurvei oleh Oilprice.com memperkirakan penurunan 1,23 juta barel.

Catatan bearish masih dikalahkan oleh keputusan Tiongkok pada hari Senin untuk melonggarkan kebijakan moneter untuk pertama kalinya dalam 14 tahun menjelang Konferensi Kerja Ekonomi Pusat negara itu karena berupaya untuk merangsang ekonomi yang berjuang untuk mengatasi belanja konsumen yang lemah dan disinflasi. Importir minyak No.1 adalah sumber pertumbuhan permintaan terbesar hingga tahun ini dan para pedagang berharap langkah-langkah stimulus akan menghidupkan kembali minat negara itu terhadap minyak, bahkan ketika Presiden terpilih Donald Trump berjanji untuk mengenakan tarif yang berat pada ekspor Tiongkok ke Amerika Serikat.(mrv)

Sumber : MT Newswires

Related News

OIL

Harga Minyak Turun Tipis Ditengah Gencatan Senjata Israel, P...

Harga minyak turun tipis di perdagangan Asia pada hari Rabu(27/11) memperpanjang kerugian baru-baru ini setelah Israel menyet...

27 November 2024 09:52
OIL

Harga minyak naik karena ketegangan geopolitik dan rencana p...

Harga minyak menguat pada hari Rabu(4/12) karena para pelaku pasar mempertimbangkan ketegangan geopolitik dan prospek OPEC+ m...

4 December 2024 13:21
OIL

Minyak Memangkas kerugian karena Ketatnya Pasokan Jangka Pen...

Harga minyak naik tipis pada hari Rabu karena tanda-tanda ketatnya pasokan jangka pendek tetapi tetap mendekati level terenda...

13 November 2024 17:49
OIL

WTI Naik dari Terendah 18 Bulan Terkait Badai Tropis Francin...

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup lebih tinggi pada hari Senin (9/9), naik dari level terendah 18 bul...

10 September 2024 02:06
BIAS23.com NM23 Ai