• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

5 December 2024 21:15  |

Harga Minyak Mendekati $72 Terkait Rencana OPEC+ Kedepannya dan Produksi yang Lebih Lambat

Harga minyak mengalami sesi yang tidak menentu, diperdagangkan sedikit lebih tinggi setelah OPEC+ mengumumkan rencana untuk menunda peningkatan pasokan selama tiga bulan tetapi masih menambah barel mulai April ke pasar yang diperkirakan akan kelebihan pasokan.

Harga minyak mentah Brent diperdagangkan di atas $72, naik turun antara naik dan turun. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya sepakat untuk menunda kenaikan produksi yang direncanakan, sebuah langkah yang akan membuat pasokan kembali dari April 2025 hingga September 2026, lebih lambat dari yang direncanakan sebelumnya.

Harga minyak mentah telah terperangkap dalam kisaran yang ketat sejak pertengahan Oktober, dengan volatilitas yang menurun. Harga telah dipengaruhi oleh pendorong yang bersaing termasuk tanda-tanda permintaan Tiongkok yang lebih lemah dan prospek kepresidenan Donald Trump kedua, yang mungkin melihat dukungan untuk produksi minyak dalam negeri tetapi sanksi yang lebih ketat terhadap aliran dari Iran dan Venezuela.

Penundaan OPEC+ hingga April terjadi dengan latar belakang pasar yang menurut Badan Energi Internasional akan kelebihan pasokan tahun depan. Menggarisbawahi tantangan yang dihadapinya, arus minyak laut secara global melonjak pada bulan November, dan data pada hari Rabu menunjukkan produksi minyak mentah AS mencapai rekor di atas 13,5 juta barel per hari sementara pengiriman bahan bakar olahan AS ke luar negeri mencapai yang tertinggi kedua sepanjang masa.

“OPEC+ tentu saja masih dalam mode ‘melindungi harga’ setelah menunda masalah untuk ketiga kalinya,” kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank. “Mudah-mudahan pada bulan Maret mereka dan kita akan lebih bijaksana mengenai dampak kebijakan Trump dan potensi respons stimulus Tiongkok dan juga apakah produksi Iran telah menderita sanksi tambahan.”

Brent naik tipis menjadi $72,79 per barel pada pukul 1:53 siang di London.

WTI diperdagangkan pada $69,06 per barel.(mrv)

Sumber : Bloomberg

Related News

OIL

Harga Minyak Turun Tipis Ditengah Gencatan Senjata Israel, P...

Harga minyak turun tipis di perdagangan Asia pada hari Rabu(27/11) memperpanjang kerugian baru-baru ini setelah Israel menyet...

27 November 2024 09:52
OIL

Harga minyak naik karena ketegangan geopolitik dan rencana p...

Harga minyak menguat pada hari Rabu(4/12) karena para pelaku pasar mempertimbangkan ketegangan geopolitik dan prospek OPEC+ m...

4 December 2024 13:21
OIL

Minyak Memangkas kerugian karena Ketatnya Pasokan Jangka Pen...

Harga minyak naik tipis pada hari Rabu karena tanda-tanda ketatnya pasokan jangka pendek tetapi tetap mendekati level terenda...

13 November 2024 17:49
OIL

WTI Naik dari Terendah 18 Bulan Terkait Badai Tropis Francin...

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup lebih tinggi pada hari Senin (9/9), naik dari level terendah 18 bul...

10 September 2024 02:06
BIAS23.com NM23 Ai