• Tue, Jun 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

13 May 2026 16:40  |

Minyak Terkoreksi, Fokus Gencatan Senjata TimTeng dan KTT Trump–Xi

Harga minyak turun pada Rabu, memutus reli tiga hari ketika pelaku pasar menunggu perkembangan gencatan senjata yang rapuh di Timur Tengah dan menjelang pertemuan tingkat tinggi di Beijing antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.

Minyak Brent turun 19 sen (0,2%) ke $107,58/barel pada 0909 GMT, sementara WTI turun 39 sen (0,4%) ke $101,79/barel.

Meski terkoreksi, kedua acuan masih bertahan di sekitar atau di atas $100/barel sejak pecahnya perang AS–Israel dengan Iran pada akhir Februari, setelah Teheran secara efektif menutup Selat Hormuz. Analis menilai pasar tetap sangat reaktif terhadap setiap pembaruan dari kawasan, sehingga volatilitas berpotensi tinggi jika ada eskalasi atau ancaman baru terhadap arus pasokan.

Tekanan jual juga tertahan setelah International Energy Agency (IEA) menyatakan pasokan minyak global tahun ini diperkirakan tidak akan memenuhi total permintaan akibat gangguan produksi di Timur Tengah, disertai indikasi penurunan persediaan dalam dua bulan terakhir. IEA turut menyoroti produksi minyak Rusia yang turun 460 ribu bph pada April (yoy) menjadi sekitar 8,8 juta bph, di tengah intensifikasi serangan drone Ukraina ke target energi.

Di sisi geopolitik, harga sempat menguat lebih dari 3% pada Selasa saat harapan gencatan senjata AS–Iran yang bertahan lama memudar, meredupkan peluang pembukaan kembali Hormuz yang normalnya dilalui sekitar seperlima aliran minyak dan LNG global. Trump mengatakan ia tidak membutuhkan bantuan China untuk mengakhiri perang, sementara China tetap menjadi pembeli terbesar minyak Iran meski ada tekanan sanksi dari Washington, menjadikan pertemuan Trump–Xi pada Kamis–Jumat sebagai fokus pasar.

Dari sisi makro, lonjakan inflasi AS pada April memperkuat ekspektasi The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, yang berpotensi menekan permintaan minyak melalui biaya pinjaman yang lebih mahal.

Perhatian pasar juga tertuju pada data persediaan AS: sumber pasar mengutip API menyebut stok minyak mentah turun pekan lalu untuk minggu keempat beruntun, dengan data resmi pemerintah dijadwalkan rilis pada Rabu.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai