Emas Konsisten, Laju Pelonggaran Jadi Kunci
Harga emas naik tipis pada Jumat dan bersiap membukukan kenaikan mingguan kelima berturut-turut usai The Fed memangkas suku bunga pertama tahun ini. Spot gold menguat 0,2% ke $3.650,89/oz (08:17 GMT), sementara futures Desember naik 0,1% ke $3.683,40; secara mingguannya, bullion sudah +0,2%.
Pendorong utama tetap arah kebijakan The Fed. Rabu lalu bank sentral memangkas 25 bps dan membuka peluang pelonggaran lanjutan, tetapi memperingatkan inflasi yang masih lengket. Ketua Jerome Powell menyebut langkah itu “risk-management cut” di tengah pasar tenaga kerja yang melemah dan menegaskan pendekatan “meeting-by-meeting.” Pasar kini mem-price in 92% peluang pemangkasan 25 bps lagi pada pertemuan Oktober (CME FedWatch).
Menurut Han Tan (Nemo.money), prospek The Fed masih jadi bahan bakar bagi “bullion bugs”, di samping dukungan pembelian bank sentral dan demand safe haven—sehingga penurunan di bawah $3.600 berpotensi singkat. Nitesh Shah (WisdomTree) menilai depresiasi dolar menjadi katalis dan menargetkan emas sekitar $4.300 dalam 12 bulan.
Secara tahun berjalan, emas sudah +~39% dan sempat mencetak rekor $3.707,40 pada Rabu. Di pasar fisik, premi emas India naik ke puncak 10 bulan jelang musim festival. Logam lain: perak +0,8% ke $42,12, platinum +0,2% ke $1.386,65, paladium -0,4% ke $1.146,43—namun ketiganya masih menuju penurunan mingguan.
Poin inti:
Spot gold $3.650,89 (+0,2%); pekanan +0,2%.
The Fed -25 bps; peluang -25 bps lagi Oktober 92%.
Powell: risk-management, laju pelonggaran tidak agresif.
Target bullish: dukungan bank sentral, safe haven, dolar melemah; proyeksi $4.300 setahun ke depan.
Rekor $3.707,40 tercapai; premi India tertinggi 10 bulan.(ads)
Source: Newsmaker.id