Emas Mundur, Dolar Bangkit Jelang The Fed
Harga emas (XAU/USD) turun stabil pada paruh pertama sesi Eropa, Rabu (17/09), dan sempat tergelincir di bawah $3.665—mencetak level terendah harian. Penguatan Dolar AS dari posisi terlemahnya sejak awal Juli akibat reposisi jelang keputusan FOMC menekan kinerja emas dan memutus reli tiga hari menuju rekor yang tercapai Selasa.
Meski tertekan, penurunan emas masih tertahan. Pelaku pasar menata ulang posisi sebelum pengumuman kebijakan, sehingga pergerakan cenderung volatil. Dolar yang pulih memberi tekanan jangka pendek, namun ruang penguatan lanjutan Greenback diperkirakan terbatas.
Ekspektasi pasar kini condong bahwa The Fed akan melanjutkan siklus pemangkasan suku bunga hari ini, dengan peluang dua kali penurunan lagi hingga akhir tahun seiring tanda pelemahan pasar tenaga kerja. Prospek suku bunga lebih rendah biasanya menahan penguatan Dolar dan bisa menjadi penopang bagi aset non-imbal hasil seperti emas.
Selain faktor suku bunga, ketegangan geopolitik—mulai dari perang Rusia–Ukraina hingga konflik di Timur Tengah—menjaga minat lindung nilai. Ini menjadi alasan bagi penjual (bear) emas untuk tetap berhati-hati, karena headline risiko dapat cepat mengubah arah sentimen.
Intinya: jangka pendek emas terkoreksi karena rebound Dolar dan reposisi menjelang FOMC, tetapi dukungan fundamental dari ekspektasi pemangkasan suku bunga dan risk geopolitik berpotensi membatasi pelemahan. Arah berikutnya sangat ditentukan nada pernyataan The Fed—semakin dovish, semakin besar peluang emas kembali menguji area puncaknya.(ayu)
Sumber: Bloomberg.com