Harga Emas Naik 29% di 2025, Kalahkan Semua Kelas Aset
Emas menjadi aset dengan kinerja terbaik di tahun 2025, melonjak 29% secara year-to-date dan mengungguli indeks saham utama, obligasi, mata uang G10, hingga bitcoin, menurut laporan UBS yang dirilis Selasa.
UBS mempertahankan peringkat " Attractive " untuk emas dalam daftar preferensi globalnya, menekankan bahwa lindung nilai (hedging) tetap sangat relevan di tengah pasar yang masih berayun antara rasa takut dan keserakahan. Bank investasi ini mematok target harga emas di USD 3.500 per ons.
Data permintaan kuartal kedua dari World Gold Council menunjukkan perlambatan kecil dalam pembelian oleh bank sentral, namun survei terbaru mereka mengungkap 43% manajer cadangan berencana menambah kepemilikan emas dalam 12 bulan ke depan — naik dari 29% pada survei tahun 2024. Permintaan dari investor berhasil menutupi perlambatan ini, dengan pembelian kuat terlihat di ETF maupun emas batangan dan koin.
Tren de-dolarisasi, kekhawatiran atas sanksi, dan pertanyaan soal independensi Federal Reserve menjadi faktor utama yang mendorong performa emas, di samping risiko geopolitik dan makroekonomi yang terus berlanjut. Faktor-faktor ini menjadi dasar proyeksi bullish UBS.
UBS pun merekomendasikan porsi kepemilikan emas dalam kisaran satu digit menengah sebagai strategi diversifikasi portofolio yang optimal, terutama bagi investor yang memang menyukai logam mulia ini.(yds)
Sumber: Investing.com